Program Supervisi SMA Darusy syafa'ah Kotagajah

 

KATA PENGANTAR

 

Sekolah merupakan sebuah sistem yang terdiri atas komponen-komponen penting yang kait-mengait, berhubungan erat dan tidak mungkin terpisahkan. Komponen tersebut meliputi seluruh ranah fisik dan non-fisik, stakeholder (pemangku kepentingan) terhadap keberadaan sekolah yaitu siswa, guru, unsur pimpinan, karyawan, orang tua siswa/ komite sekolah, instansi terkait, serta pihak-pihak yang secara langusung maupun tidak langsung berkepentingan terhadap eksistensi sekolah. Semua itu dapat dikatakan sebagai komponen sistem per-sekolah-an.

Komponen pembentuk sistem perikehidupan sekolah tersebut dapat dipisahkan menjadi dua bagian yaitu komponen inti – yang merupakan komponen langsung terlibat dan berada di sekolah – dan komponen luar yang secara tidak langsung berpengaruh terhadap kemajuan kehidupan sekolah.

Sebagai lembaga pendidikan, sekolah dalam hal ini SMA Darusy Syafa’ah Kotagajah memiliki visi dan misi yang jelas sehingga keduanya diharapkan dapat dicapai secara optimal. Pencapaian visi, misi, dan tujuan sekolah tidak begitu saja dapat diwujudkan tanpa adanya program sistematis dan lengkap yang meliputi perencanaan, roses serta evaluasi sehingga kegagalan pencapaian visi, misi, dan tujuan sekolah dapat diminimalisasikan.

Salah satu faktor penting dalam rangkaian upaya pencapaian visi, misi, dan tujuan sekolah tersebut adalah perlu disusunnya sebuah Program Supervisi untuk mencermati, memantau, serta evaluasi melekat terhadap beberapa titik vital kehidupan sekolah anatara lain: supervisi KBM, supervisi perpustakaan, supervisi administrasi sekolah, supervisi laboratorium, serta supervisi kegiatan kesiswaan/ ekstrakurikuler.

Mengingat akan pentingya kegiatan supervisi terhadap proses kehidupan sistem sekolah, dengan ini penulis mencoba untuk menyusun Program Supervisi SMA Darusy Syafa’ah Kotagajah Tahun Pelajaran 2021/2022.

Program Supervisi ini tentu saja masih terlalu jauh dari sempurna mengingat keterbatasan berbagai aspek dari penyusun. Namun demikian harapan tetap mengedepan, kiranya program supervisi ini dapat membantu – meski hanya sedikit – upaya pencapaian visi, misi, dan tujuan SMA Darusy Syafa’ah Kotagajah khusunya Tahun Pelajaran 2021/2022. Amin.

 

                                                                                     Kotagajah , Juli 2021

Penyusun,

 


BAB I

 

PENDAHULUAN

 

Pendidikan pada masa desentralisasi berbeda dengan sentralisasi. Pada masa sentralisasi segala sesuatu seperti; bangunan sekolah,kurikulum,jumlah murid, buku pelajaran,cara mengajar dan sebagainya ditetapkan dan diselenggarakan oleh pemerintah secara sentral. Kewajiban kepala sekolah dan guru-guru sebagian besar hanyalah menjalankan apa yang telah ditetapkan dan diinstruksikan.

Dengan adanya desentralisasi menjadi lain pada penyelenggaraan pendidikan masyarakat diikut sertakan dan turut serta dalam usaha-usaha pendidikan. Tanggung jawab kepala sekolah dan guru semakin banyak dan luas. Dahulu, kepala sekolah telah dianggap baik dan cakap kalau sekolahnya dapat berjalan dengan teratur tanpa menghiraukan kepentingan dan berhubungan dengan masyarakat sekitarnya,tetapi penilaian sekarang lebih dari itu.

Tugas kepala sekolah sekarang mengatur jalannya sekolah dan dapat bekerjasama dan berhubungan erat dengan masyarakat. Kepala sekolah wajib membangkitkan semangat staf guru-guru dan pegawai sekolah untuk bekerja dengan baik,membangun visi dan misi, kesejahteraan, hubungan dengan pegawai sekolah dan murid, mengembangkan kurikulum.

Salah satu tugas kepala sekolah adalah sebagai pembina dan pembimbing guru agar bekerja dengan betul dalam proses pembelajaran siswanya. Supervisi pembelajaran mempunyai tiga prinsip yaitu:

  1. supervisi pembelajaran langsung mempengaruhi dan mengembangkan perilaku guru dalam mengelola proses belajar mengajar;
  2. perilaku supervisor dalam membantu guru mengembangkan kemampuannya harus didesain dengan jelas;
  3. tujuan supervisi pembelajaran adalah guru makin mampu menjadi fasilitator dalam belajar bagi siswanya.                                     

A. Definisi Supervisi

Menurut keputusan Menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 0134/0/1977, termasuk kategori supervisor dalam pendidikan adalah kepala sekolah, penilik sekolah, dan para pengawas ditingkat kabupaten/kotamadya, serta staf di kantor bidang yang ada di tiap provinsi.

Salah satu tugas pengawas dengan perincian sebagai berikut:
”Mengendalikan pelaksanaan kurikulum meliputi isi, metode penyajian, penggunaan alat perlengkapan dan penilaian agar sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku.” Pada rambu-rambu penilaian kinerja kepala sekolah (SD),
Dirjen Dikdasmen Tahun 2000 sebagai berikut:

1) Kemampuan menyusun program supervisi pendidikan

2) Kemampuan melaksanakan program supervisi pendidikan

3) Kemampuan memanfaatkan hasil supervise

Pada dasarnya tugas pokok kepala sekolah adalah menilai dan membina penyelenggaraan pembelajaran di sekolah. Dengan kata lain salah satu tugas kepala sekolah sebagai pembinaan yang dilakukan memberikan arahan, bimbingan, contoh dalam proses pembelajaran di sekolah. Berarti bahwa kepala sekolah merupakan supervisor yang bertugas melaksanakan supervisi pembelajaran.

Sesuai dengan rumusan di atas maka kegiatan yang dapat disimpulkan dalam supervisi pembelajaran sebagai berikut:

a)    Membangkitkan dan merangsang semangat guru-guru menjalankan tugasnya terutama dalam pembelajaran.

b)    Mengembangkan kegiatan belajar mengajar.

c)    Upaya pembinaan dalam pembelajaran.

B. Prinsip Supervisi

  1. Supervisi harus konstruktif.
  2. Supervisi harus menolong guru agar senantiasa tumbuh sendiri tidak tergantung pada kepala sekolah.
  3. Supervisi harus realistis.
  4. Supervisi tidak usah muluk-muluk dan didasarkan pada kenyataan yang sebenarnya pada guru-guru.
  5. Supervisi harus demokrat.
  6. Hakikat pengembangan mutu sekolah adalah usaha bersama berdasarkan musyawarah.
  7. Supervisi harus obyektif.
  8. Kegiatan tidak boleh diwarnai oleh prasangka kepala sekolah, diperlukan data konkret      tentang keadaan sebenarnya dan kepala sekolah juga harus mengakui keterbatasannya.

C. Jenis-Jenis Supervisi

Beberapa jenis supervisi antara lain observasi kelas, saling kunjung, demonstrasi mengajar, supervisi klinis, kaji tindak (action research)

D. Pelaksanaan Supervisi Pembelajaran

Beberapa Alternatif pelaksanaan Supervisi Pembelajaran, anatara lain

1. Observasi Kelas

Observasi kelas merupakan salah satu cara paling baik memberikan supervisi pembelajaran karena dapat melihat kegiatan guru, murid dan masalah yang timbul.

a. Perencanaan

Kepala sekolah merencanakan dalam menyusun program dalam satu semester atau tahunan. Program tidak terlalu kaku, tergantung dari jumlah guru yang perlu di observasi. Ada tiga macam observasi yaitu dengan pemberitahuan, tanpa pemberitahuan, dan atas undangan.

b. Mekanisme Observasi

a)  Persiapan yang diperhatikan:

1) Guru diberi tahu kepala sekolah bahwa kepala sekolah akan mengadakan observasi .

2) Kesepakatan kepala sekolah dan guru tolak ukur tentang apa yang diobservasi.

b) Sikap observer di dalam kelas

1) Memberi salam kepada guru yang mengajar.

2) Mencari tempat duduk yang tidak mencolok.

3) Tidak boleh menegur kesalahan guru di dalam kelas.

4) Mencatat setiap kegiatan.

5) Bila ada memakai alat elektronika: tape recorder, kamera.

6) Mempersiapakan isian berupa check list.

c) Membicarakan hasil observasi

Hasil yang dicatat dibicarakan dengan guru, ada beberapa hal yang perlu dikemukakan:

1). Kepala sekolah mempersiapkan( bisa bertanya pada nara sumber atau perpustakaan).

2). Waktu percakapan.

3). Tempat percakapan.

4). Sikap ramah simpatik tidak memborong percakapan.

5). Percakapan hendaknya tidak keluar dari data observasi.

6). Guru diberi kesempatan dialog dan mengeluarkan pendapat.\

7). Kelemahan guru hendaknya menjadi motivasi guru dalam memperbaiki kelemahan.

8). Saran untuk perbaikan diberikan yang mudah dan praktis.

9). Kesepakatan perbaikan disepakati bersama dengan menyenangkan.

d) Laporan percakapan

1). Hasil pembicaraan didokumenkan menurut masing-masing guru yang telah  diobservasi.

2). Isi dokumen dimulai dari tanggal, tujuan data yang diperoleh, catatan diskusi,  pemecahan masalah dan saran-saran.

2. Penggunaan Guru Model

Dalam kegiatan pembelajaran sangat sukar menentukan mana yang benar dalam praktek mengajar karena mengajar menurut Siswoyo(1997), sebagai seni dan filsuf. Menurut pendapat di atas mengajar dalam pekerjaan di sekolah bukan pekerjaan yang mudah, sehingga kepala sekolah memilih guru model yang dapat memberikan gambaran tentang pembelajaran yang baik, . yang perlu dipersiapkan:

1. Guru yang mengajar harus membuat persiapan secara kolaborasi dengan guru lain, kepala sekolah dan/atau pengawas sekolah.

2. Pengamat berada di tempat strategis sehingga aktivitas guru siswa terlihat dan tanpa mengganggu kegiatan pembelajaran.

3. Hasil catatan pengamatan dibahas secara bersama-sama. Catatan pengamatan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi digunakan untuk membantu guru mengatasi kekurangan yang dimiliki

4. Hasil diskusi-diskusi tersebut untuk perbaikan mengajar guru yang bersangkutan.


3. Supervisi Klinis

Supervisi klinis termasuk bagian dari supervisi pengajaran. Perbedaannya dengan supervisi yang lain adalah prosedur pelaksanaannya ditekankan kepada mencari sebab-sebab atau kelemahan yang terjadi dalam proses pembelajaran dan kemudian langsung diusahan perbaikan kekurangan dan kelemahan tersebut.

 

Menurut Made Pidarta(1992),supervisi klinis diberlakukan bagi guru-guru yang sangat lemah dalam melaksanakan tugasnya. Untuk memperbaikinya tidak cukup dilakukan satu atau dua kali supervisi, melainkan dibutuhkan serentetan supervisi untuk memperbaiki satu persatu kelemahannya.

 

Pelaksanaan supervisi klinis menurut La Sulo (1987), mengemukakan ciri-ciri      supervisi sebagai berikut:

1. Bimbingan supervisor kepada guru bersifat bantuan, bukan perintah atau instruksi.

2. Kesepakatan antara guru dan supervisor tentang apa yang dikaji dan jenis    ketrampilan yang paling penting (diskusi guru dengan supervisor).

3. Instrumen dikembangkan dan disepakati bersama antara guru dengan supervisor.

4. Guru melakukan persiapan dengan aspek kelemahan-kelemahan yang akan   diperbaiki. Bila perlu berlatih di luar sekolah.

5. Pelaksanaannya seperti dalam teknik observasi kelas.

6. Balikan diberikan dengan segera dan bersifat obyektif.

7. Guru hendaknya dapat menganalisa penampilannya.

8. Supervisor lebih banyak bertanya dan mendengarkan daripada memerintah atau mengarahkan

9. Supervisor dan guru dalam keadaan suasana intim dan terbuka.

10. Supervisi dapat digunakan untuk membentuk atau peningkatan dan perbaikan ketrampilan pembelajaran.

 

E. Perangkat Supervisi

Salah satu perangkat yang digunakan dalam melaksanakan supervisi ialah instrumen observasi pembelajaran/check list terutama untuk supervisi kelas, supervisi klinis, dengan demikian diharapkan indikator yang diamati untuk setiap unsur yang diamati, antara lain :

a. Persiapan dan apersepsi.

b. Relevansi materi dengan tujuan instruksional.

c. Penguasaan materi.

d. Strategi dan Metode.

e. Manajemen kelas.

g. Pemberian motivasi kepada siswa.

h. Nada dan suara dan Penggunaan bahasa.

j. Gaya dan sikap perilaku.


BAB II

RENCANA PROGRAM SUPERVISI  

DAN PERANGKAT SUPERVISI

A. Rencana Program Supervisi Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022

JADWAL SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS TAHAP 1

Semester 1 Tahun Pelajaran  2021/2022

NO

NAMA

MATA PELAJARAN

KELAS

TANGGAL

SUPERVISOR

1

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

6

 

 

 

 

 

7

 

 

 

 

 

8

 

 

 

 

 

9

 

 

 

 

 

10

 

 

 

 

 

11

 

 

 

 

 

12

 

 

 

 

 

13

 

 

 

 

 

14

 

 

 

 

 

15

 

 

 

 

 

16

 

 

 

 

 

17

 

 

 

 

 

18

 

 

 

 

 

19

 

 

 

 

 

20

 

 

 

 

 

*) Teknik Kunjungan kelas bisa diganti dengan kunjungan Online                                                         

Kotagajah ,  Juli 2021

Kepala Sekolah,

 

 

ALI GHUFRON,S.Pd.  


JADWAL SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS TAHAP 2

Semester 1 Tahun Pelajaran  2021/2022

NO

NAMA

MATA PELAJARAN

KELAS

TANGGAL

SUPERVISOR

1

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

6

 

 

 

 

 

7

 

 

 

 

 

8

 

 

 

 

 

9

 

 

 

 

 

10

 

 

 

 

 

11

 

 

 

 

 

12

 

 

 

 

 

13

 

 

 

 

 

14

 

 

 

 

 

15

 

 

 

 

 

16

 

 

 

 

 

17

 

 

 

 

 

18

 

 

 

 

 

19

 

 

 

 

 

20

 

 

 

 

 

21

 

 

 

 

 

22

 

 

 

 

 

23

 

 

 

 

 

24

 

 

 

 

 

25

 

 

 

 

 

26

 

 

 

 

 

27

 

 

 

 

 

28

 

 

 

 

 

                                                                                                          

Kotagajah ,  Juli 2021

Kepala Sekolah,

 

 

ALI GHUFRON,S.PD.

 

 

 

 

 

 

B. Rencana Program Supervisi Semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022

 

JADWAL SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS TAHAP 1

Semester 2 Tahun Pelajaranb  2021/2022

NO

NAMA

MATA PELAJARAN

KELAS

TANGGAL

SUPERVISOR

1

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

6

 

 

 

 

 

7

 

 

 

 

 

8

 

 

 

 

 

9

 

 

 

 

 

10

 

 

 

 

 

11

 

 

 

 

 

12

 

 

 

 

 

13

 

 

 

 

 

14

 

 

 

 

 

15

 

 

 

 

 

16

 

 

 

 

 

17

 

 

 

 

 

18

 

 

 

 

 

19

 

 

 

 

 

20

 

 

 

 

 

21

 

 

 

 

 

22

 

 

 

 

 

23

 

 

 

 

 

24

 

 

 

 

 

25

 

 

 

 

 

26

 

 

 

 

 

27

 

 

 

 

 

28

 

 

 

 

 

                                                                                                          

Kotagajah ,  Juli 2021

Kepala Sekolah,

 

 

ALI GHUFRON,S.PD.  


JADWAL SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS TAHAP 2

Semester 2 Tahun Pelajaranb  2021/2022

NO

NAMA

MATA PELAJARAN

KELAS

TANGGAL

SUPERVISOR

1

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

6

 

 

 

 

 

7

 

 

 

 

 

8

 

 

 

 

 

9

 

 

 

 

 

10

 

 

 

 

 

11

 

 

 

 

 

12

 

 

 

 

 

13

 

 

 

 

 

14

 

 

 

 

 

15

 

 

 

 

 

16

 

 

 

 

 

17

 

 

 

 

 

18

 

 

 

 

 

19

 

 

 

 

 

20

 

 

 

 

 

21

 

 

 

 

 

22

 

 

 

 

 

23

 

 

 

 

 

24

 

 

 

 

 

25

 

 

 

 

 

26

 

 

 

 

 

27

 

 

 

 

 

28

 

 

 

 

 

                                                                                                          

Kotagajah ,  Juli 2021

Kepala Sekolah,

 

 

ALI GHUFRON,S.PD.

 

 

 

 

 

 

B. Instrumen Supervisi dan Rubrik Instrumen Supervisi

 

1. Supervisi Administrasi Guru

 

Nama Sekolah            :

Nama  Guru                :

Kelas                            :

Mapel                            :

 

No

Fokus Pengamatan

Keterangan

1

2

3

4

Tdk Ada

1

Kalender Pendidikan

 

 

 

 

 

2

Program Tahunan

 

 

 

 

 

3

Program Semester

 

 

 

 

 

4

Silabus

 

 

 

 

 

5

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

 

 

 

 

 

6

Jadwal Tatap Muka

 

 

 

 

 

7

Agenda Harian

 

 

 

 

 

8

Daftar Nilai (Sikap, Pengetahuan, dan Keterampilan)

 

 

 

 

 

9

Kriteria Ketuntasan Minimal

 

 

 

 

 

10

Absensi Siswa

 

 

 

 

 

11

Buku Pegangan Guru

 

 

 

 

 

12

Buku Teks Siswa

 

 

 

 

 

 

NILAI

 

 

 

 

 

 

N= Jumlah Skor x 100 dibagi skor maksimal

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


2. Rubrik Supervisi Administrasi Guru

RUBRIK INSTRUMEN SUPERVISI AKADEMIK

 

No

Fokus Pengamatan

Nilai

1

2

3

4

1.

Kalender Pendidikan

Jika tersedia namun dokumen bukan milik sendiri

Jika tersedia namun  memuat program tidak lengkap

Jika tersedia, milik sendiri, dan memuat  program PPDB, MOPDB, jadwal pelajaran, minggu efektif, beban belajar, jeda tengah semester, penilaian hasil belajar, peringatan hari besar, dan hari libur  tapi tidak memuat kegiatan sekolah

Jika tersedia, miik sendiri, dan memuat  program PPDB, MOPDB, jadwal pelajaran, minggu efektif, beban belajar, jeda tengah semester, penilaian hasil belajar, peringatan hari besar, dan hari libur dan memuat kegiatan sekolah

2.

Program tahunan

Jika tersedia namun dokumen bukan milik sendiri

Jika tersedia, milik sendiri, dan memuat

Jika tersedia, milik sendiri, dan memuat

Jika tersedia, milik sendiri, dan memuat

- identitas (satuan pendidikan, kelas, muatan pelajarana, tahun pelajaran) dan

- identitas (satuan pendidikan, kelas, muatan pelajarana, tahun pelajaran) dan

- identitas (satuan pendidikan, kelas, muatan pelajaran, tahun pelajaran) dan

- format isian (Mapel/KD/Tema, sub tema, dan alokasi waktu)

- format isian (Mapel/KD/Tema, sub tema, dan alokasi waktu)

- format isian (Mapel/KD/Tema, sub tema, dan alokasi waktu)

TIDAK DIPERBARUI setiap tahun  dan TIDAK MENGACU pada kalender pendidikan tahun pelajaran berjalan

DIPERBARUI setiap tahun tapi TIDAK MENGACU pada kalender pendidikan tahun pelajaran berjalan

DIPERBARUI setiap tahun dan MENGACU pada kalender pendidikan tahun pelajaran berjalan

3.

Program Semester

Jika tersedia namun dokumen bukan milik sendiri

Jika tersedia, milik sendiri, dan memuat komponen :

Jika tersedia, milik sendiri, dan memuat komponen :

Jika tersedia, milik sendiri, dan memuat komponen :

- identitas (satuan pendidikan, kelas, muatan pelajarana, tahun pelajaran)

- identitas (satuan pendidikan, kelas, muatan pelajarana, tahun pelajaran)

- identitas (satuan pendidikan, kelas, muatan pelajarana, tahun pelajaran)

- format isian (Mapel/tema/subtema, pembelajaran ke, alokasi waktu, dan keterangan yang diisi pelaksanaan pembelajaran yang berlangsung

- format isian (Mapel/tema/subtema, pembelajaran ke, alokasi waktu, dan keterangan yang diisi pelaksanaan pembelajaran yang berlangsung

- format isian (Mapel/tema/subtema, pembelajaran ke, alokasi waktu, dan keterangan yang diisi pelaksanaan pembelajaran yang berlangsung

TIDAK DIPERBARUI setiap tahun  dan TIDAK MENGACU pada kalender pendidikan tahun pelajaran berjalan

DIPERBARUI setiap tahun tapi TIDAK MENGACU pada kalender pendidikan tahun pelajaran berjalan

DIPERBARUI setiap tahun dan MENGACU pada kalender pendidikan tahun pelajaran berjalan

4.

Silabus

Jika tersedia namun dokumen bukan milik sendiri

Jika tersedia, mengembangkan sendiri/kelompok kerja, dan memuat komponen

Jika tersedia, mengembangkan sendiri/kelompok kerja, dan memuat komponen

Jika tersedia, mengembangkan sendiri/kelompok kerja dan memuat komponen

-identitas

-identitas

-identitas

-Kompetensi Inti,

-Kompetensi Inti,

-Kompetensi Inti,

-Kompetensi Dasar,

-Kompetensi Dasar,

-Kompetensi Dasar,

-Tema (khusus SD)

-Tema (khusus SD)

-Tema (khusus SD)

-Materi Pokok

-Materi Pokok

-Materi Pokok

-Kegiatan pembelajaran,

-Kegiatan pembelajaran,

-Kegiatan pembelajaran,

-Penilaian

-Penilaian

-Penilaian

-Alokasi waktu

-Alokasi waktu

-Alokasi waktu

-Sumber belajar

-Sumber belajar

-Sumber belajar

Dan TIDAK

Dan

-integrasi PPK

Diperbarui setiap tahun

Diperbarui setiap tahun

Dan diperbarui setiap tahun

5.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Jika tersedia namun dokumen bukan milik sendiri

Jika tersedia, mengembangkan sendiri/kelompok kerja dan memuat komponen

Jika tersedia, mengembangkan sendiri/kelompok kerja dan memuat komponen

Jika tersedia, mengembangkan sendiri/kelompok kerja dan memuat komponen

-identitas  (satuan pendidikan, mapel/tema, kelas/sem, materi pokok, alokasi waktu)

-identitas  (satuan pendidikan, mapel/tema, kelas/sem, materi pokok, alokasi waktu)

-identitas  (satuan pendidikan, mapel/tema, kelas/sem, materi pokok, alokasi waktu)

-Kompetensi Inti,

-Kompetensi Inti,

-Kompetensi Inti,

-Kompetensi Dasar,

-Kompetensi Dasar,

-Kompetensi Dasar,

- Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

- Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

- Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

-Tujuan Pembelajaran

-Tujuan Pembelajaran

-Tujuan Pembelajaran

-Materi Pembelajaran

-Materi Pembelajaran

-Materi Pembelajaran

-Metode

-Metode

-Metode

-Media

-Media

-Media

-Sumber Belajar

-Sumber Belajar

-Sumber Belajar

-Kegiatan pembelajaran,

-Kegiatan pembelajaran,

-Kegiatan pembelajaran,

-Penilaian

-Penilaian

-Penilaian

Dan TIDAK diperbarui setiap tahun

Dan diperbarui setiap tahun

-integrasi PPK/ 4C/ Literasi/HOTS

 

 

Dan diperbarui setiap tahun

(Memuat 3 komponen inti berdasarkan SE Mendikbud No.14/2019)

(Memuat 3 komponen inti berdasarkan SE Mendikbud No.14/2019)

 (Memuat 3 komponen inti berdasarkan SE Mendikbud No.14/2019)

6.

Jadwal Tatap Muka

Jika memiliki jadwal tatap muka namun TIDAK sesuai dengan JWM yang harus dipenuhi

-

-

Jika memiliki jadwal tatap muka yang sesuai dengan JWM yang harus dipenuhi

7.

Agenda Harian

Jika memiliki agenda harian, namun tidak terisi

Jika memiliki agenda harian, dan tidak terisi lengkap setiap pertemuan

Jika memiliki agenda harian, dan tidak terisi lengkap setiap pertemuan

Jika memiliki agenda harian, dan terisi lengkap setiap pertemuan (100%)

(<75%)

(75% s.d  <100%)

8.

Daftar Nilai

Jika memiliki daftar nilai, namun tidak terisi

Jika memiliki buku daftar nilai tapi tidak mencakup seluruh kompetensi

Jika memiliki daftar nllai lengkap untuk kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan

Jika memiliki daftar nllai lengkap untuk kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan serta memiliki daftar nilai program remedial dan pengayaan

9.

Kriteria Ketuntasan Minimal

Jika memiliki KKM yang TIDAK diperbarui dan SAMA untuk semua mapel

Jika memiliki KKM yang diperbarui tapi SAMA untuk semua mapel

Jika memiliki KKM, disusun berdasarkan analisis, namun TIDAK diperbarui setiap tahun

Jika memiliki KKM, disusun berdasarkan analisis, dan diperbarui setiap tahun

10.

Absensi Siswa

Jika memiliki absensi siswa, namun tidak terisi

Jika memiliki absensi siswa, dan tidak terisi lengkap setiap pertemuan

Jika memiliki absensi siswa, dan tidak terisi lengkap setiap pertemuan

Jika memiliki absensi siswa, dan terisi lengkap setiap pertemuan (100%)

(<75%)

(75% s.d  <100%)

11.

Buku  Pegangan Guru

Jika memiliki buku

Jika memiliki buku

Jika memiliki buku

Jika memiliki buku

-buku teks pelajaran

-buku teks pelajaran

-buku teks pelajaran

-buku teks pelajaran

 

-buku panduan guru

-buku panduan guru

-buku panduan guru

 

 

-buku  pengayaan

-buku pengayaan

 

 

 

-buku referensi

 

 

 

-sumber belajar lain

12

Buku Teks Siswa

Jika memiliki buku teks siswa yang tidak sesuai dengan yang ditetapkan oleh kemdikbud

Jika memiliki buku teks siswa yang ditetapkan oleh mendikbud dan atau buku teks muatan lokal, dengan ratio buku teks 1 eksemplar > 2 siswa

Jika memiliki buku teks siswa yang ditetapkan oleh mendikbud dan atau buku teks muatan lokal, dengan ratio buku teks 1 eksemplar /2 siswa

Jika memiliki buku teks siswa yang ditetapkan oleh mendikbud dan atau buku teks muatan lokal, dengan ratio buku teks 1 eksemplar/ siswa


3. Supervisi Administrasi RPP

 

Nama Sekolah            :

Nama  Guru                :

Kelas                            :

Mapel                            :

 

No

Fokus Pengamatan

Keterangan

1

2

3

4

Tdk Ada

1

Identitas Sekolah

 

 

 

 

 

2

Kompetensi Inti

 

 

 

 

 

3

Kompetensi Dasar

 

 

 

 

 

4

Indikator Pencapaian Kompetensi

 

 

 

 

 

5

Tujuan Pembelajaran

 

 

 

 

 

6

Materi Pembelajaran

 

 

 

 

 

7

Pendekatan, Model, dan Metode

 

 

 

 

 

8

Kegiatan Pembelajaran:

 

 

 

 

 

 

a. Pendahuluan

 

 

 

 

 

 

b. Kegiatan inti

 

 

 

 

 

 

c. Penutup

 

 

 

 

 

9

Penilaian Pembelajaran, Remedial, dan Pengayaan

 

 

 

 

 

 

a. Teknik penilaian

 

 

 

 

 

 

b. Instrumen penilaian

 

 

 

 

 

 

c. Pembelajaran, remedial, dan pengayaan

 

 

 

 

 

10

a. Media/alat

 

 

 

 

 

 

b. Bahan

 

 

 

 

 

 

c. Sumber belajar

 

 

 

 

 

 

NILAI

 

 

 

 

 

 

N= Jumlah Skor x 100 dibagi skor maksimal

 

 

 

 


4. Rubrik Supervisi Administrasi RPP

 

RUBRIK INSTRUMEN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH

ASPEK PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

No.

Komponen

1

2

3

4

1

Identitas Sekolah:

SD

1.    Nama Sekolah

2.    Kelas/Semester

3.    Tema/ Subtema

4.    Pembelajaran ke-

5.    Alokasi Waktu

Memuat 2 aspek identitas sekolah

Memuat 3 aspek identitas sekolah 

Memuat 4 aspek identitas sekolah

Memuat 5 aspek  identitas sekolah

 

SMP

1.      nama sekolah

2.      mata pelajaran

3.      materi pokok

4.      kelas dan semester

5.      alokasi waktu

Memuat  2 aspek  identitas sekolah

Memuat 3 aspek  identitas sekolah

Memuat  4 aspek  identitas sekolah

Memuat 5 aspek  identitas sekolah

 

SMA/SMK

1.       nama sekolah

2.       kelas/semester

3.       mata pelajaran

4.       materi pokok

5.       alokasi waktu

6.       Program Keahlian

Memuat  2 aspek  identitas sekolah

Memuat 3 aspek  identitas sekolah

Memuat  4 aspek  identitas sekolah

Memuat 5 - 6 aspek  identitas sekolah

2

Kompetensi Inti:

1.    Mencakup KI 1, KI 2, KI 3, dan KI 4

2.    Menuliskan KI dengan lengkap dan benar

Mencakup hanya KI 3 dan KI 4 belum menuliskannya dengan lengkap dan benar

Mencakup hanya  KI 3  dan KI 4  serta menuliskannya dengan lengkap dan benar

Mencakup KI 1, KI 2, KI 3, KI4 belum menuliskannya dengan lengkap dan benar

Mencakup KI 1, KI 2, KI3, KI4 dan sudah menuliskannya dengan lengkap dan benar

3

Kompetensi Dasar

1.    Kompetensi Dasar (KD) mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan (khusus PPKn dan PABP) untuk mata pelajaran lain mencakup pengetahuan dan keterampilan

2.    Kompetensi Dasar dituliskan dengan lengkap dan benar

Mencakup  Kompetensi Dasar (KD) pengetahuan, dan keterampilan (khusus PPKn dan PABP) untuk mata pelajaran lain mencakup pengetahuan atau keterampilan  dan  menuliskannya kurang lengkap dan tidak sesuai acuan

 

Mencakup  Kompetensi Dasar (KD) pengetahuan, dan keterampilan (khusus PPKn dan PABP) untuk mata pelajaran lain mencakup pengetahuan atau keterampilan  dan  menuliskannya dengan kurang lengkap dan tidak sesuai acuan

 

Mencakup  Kompetensi Dasar (KD) sikap, pengetahuan, dan keterampilan (khusus PPKn dan PABP) untuk mata pelajaran lain mencakup pengetahuan dan keterampilan  namun menuliskannya kurang lengkap dan tidak sesuai acuan

 

Mencakup  Kompetensi Dasar (KD) sikap, pengetahuan, dan keterampilan (khusus PPKn dan PABP) untuk mata pelajaran lain mencakup pengetahuan dan keterampilan  serta menuliskannya dengan lengkap dan sesuai acuan

 

4

Indikator Pencapaian Kompetensi:

1.    Menjabarkan IPK berdasarkan KD dari KI 3, KD dari KI 4, KD dari KI 1 dan  KD dari KI 2 (khusus PPKn dan PABP) sedangkan mata pelajaran lain KD dari KI 3 dan KD dari KI 4

2.    Merumuskan indikator yang mencakup kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan KD.

3.    Menggunakan kata kerja operasional relevan dengan KD yang dikembangkan.

4.    Merumuskan indikator yang sesuai sebagai penanda ketercapaian KD.

5.    IPK dari KD keterampilan memuat keterampilan abstrak dan/atau ketrampilan konkret

6.    IPK dari KD pengetahuan menggambarkan dimensi proses kognitif dan dimensi pengetahuan meliputi faktual, konseptual, prosedura, dan/atau metakognitif

7.    Merumuskan IPK  secara lengkap mencakup IPK Kunci, Penunjang dan Pengayaan

 

Mencakup  1-2  aspek penulisan Indikator Pencapaian Kompetensi

Mencakup 3-5  aspek penulisan Indikator Pencapaian Kompetensi

Mencakup 6 aspek penulisan Indikator Pencapaian Kompetensi

Mencakup 7 aspek penulisan Indikator Pencapaian Kompetensi

4

Tujuan Pembelajaran:

1.    Tujuan realistik, dapat dicapai melalui proses pembelajaran

2.    Relevan dengan KI, kompetensi dasar dan indikator

3.    Tujuan pembelajaran dirumuskan satu atau lebih untuk setiap indikator pencapaian kompetensi

4.    Mencakup pengembangan sikap, pengetahuan  dan keterampilan

5.    Mengandung unsur proses dan hasil pembelajaran.

6.    Mengandung Audience Behavior Condition Degree (ABCD)

7.    Karakter siswa secara eksplisit dirumuskan dalam tujuan pembelajaran

8.    Mengintegrasikan nilai karakter melalui kegiatan literasi dan pembelajaran abad 21

9.    Dituangkan dalam bentuk deskripsi, memuat kompetensi yang hendak dicapai oleh peserta didik

10. Tujuan pembelajaran dirumuskan untuk masing-masing pertemuan.

Mencakup  1-3  aspek penulisan Indikator tujuan pembelajaran

Mencakup 4-7  aspek penulisan tujuan pembelajaran

Mencakup 8-9 aspek penulisan tujuan pembelajaran

Mencakup 10 aspek penulisan tujuan pembelajaran

5

Materi Pembelajaran:

1.    Materi sesuai dengan KD dan dikaitkan dengan pengetahuan lain yang relevan, perkembangan IPTEK, sesuai kehidupan nyata.

2.    Materi disusun secara sistematis  (dari mudah ke sulit, dari konkrit ke abstrak)

3.    Materi menggambarkan keterpaduan antar mata pelajaran (tematik SD dan mapel terpadu)

4.    Memilih materi pembelajaran reguler, remedial dan pengayaan sesuai dengan kompetensi yang dikembangkan.

5.    Kedalaman materi sesuai dengan ketersediaan waktu, dan perkembangan peserta didik.

6.    Materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi

7.    Mengakomodasi muatan lokal dapat berupa keunggulan lokal, kearifan lokal, kekinian dll yang sesuai dengan cakupan materi pada KD pengetahuan

Mencakup  1-2 aspek penulisan materi pembelajaran

Mencakup 3-4 aspek penulisan materi pembelajaran

Mencakup 5-6 aspek penulisan materi pembelajaran

Mencakup 7 aspek penulisan materi pembelajaran

7

Pendekatan, Model, Metode

1.       Memilih pendekatan ilmiah dan/atau pendekatan lain yang relevan dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran

2.       Memilih satu atau lebih  model dan metode pembelajaran.

3.       Memilih  model/metode pembelajaran aktif yang efektif dan efisien

4.       Sesuai dengan tujuan pembelajaran

5.       Menggambarkan proses dan pencapaian kompetensi 

Mencakup  1-2  aspek pemilihan pendekatan, model dan metode pembelajaran

Mencakup 3 aspek pemilihan pendekatan, model dan metode pembelajaran

Mencakup 4 aspek pemilihan pendekatan, model dan metode pembelajaran

Mencakup 5 aspek pemilihan pendekatan, model dan metode pembelajaran

8

Kegiatan Pembelajaran:

a.    Pendahuluan:

1.    Memuat aktivitas penyiapan fisik dan psikis siswa dengan sapaan, doa dan pemberian salam

2.    Memuat  aktivitas penyampaian kompetensi yang akan dicapai

3.    Memuat aktivitas pengaitan materi pembelajaran dengan materi pembelajaran sebelumnya 

4.    Memuat aktivitas pengajuan pertanyaan menantang untuk memotivasi

5.    Memuat aktivitas penyampaian manfaat mempelajari materi pembelajaran

6.    Memuat aktivitas penyampaian aspek yang akan dinilai selama proses pembelajaran

7.    Memuat aktivitas penyampaian rencana/langkah-langkah kegiatan (misalnya: kerja individual, kerja kelompok, diskusi, melakukan observasi, dll.)

8.    Memuat kegiatan penguatan karakter siswa dalam bentuk kegiatan brainstorming

Mencakup  1-3 aspek kegiatan pendahuluan pembelajaran

Mencakup  4-5 aspek kegiatan pendahuluan pembelajaran

Mencakup  6-7 aspek kegiatan pendahuluan pembelajaran

Mencakup  8 aspek kegiatan pendahuluan pembelajaran

 

b.    Kegiatan Inti:

1.       Menggambarkan tahapan /sintaks yang jelas sesuai dengan model pembelajaran.

2.       Memuat rancangan pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai

3.       Memuat berbagai  aktivitas  pengelolaan kelas secara individu, kelompok, dan klasikal

4.       Memuat kegiatan implementasi PPK berbasis kelas

5.       Menggambarkan kemampuan berliterasi.

6.       Menggambarkan proses pembelajaran yang menimbulkan interaksi multi-arah, antar peserta didik, interaksi peserta didik dengan guru, dan interaksi dengan bahan/alat/lingkungan belajar

7.       Kegiatan pembelajarannya mendidik dan dialogis yang bermuara pada berkembangnya karakter dan Higher Order Thinking Skills (HOTs) atau Keterampilan  Berpikir Tingkat Tinggi peserta didik.

8.       Mengintegrasikan keterampilan hidup abad 21 atau dikenal